09 Agustus, 2014

Guru Boleh Telat, Kenapa Siswa Tidak Boleh Telat?

Pagi ke Sembilan di bulan ke Delapan di tahun dua ribu empat belas,
Hidup di pedasaan yang jauh dari kontaminasi kota sedikit membuat hambatan dalam hal internetan, bukan berarti di desaku tidak ada wifi dan  jaringan internet, Cuma yang gratisan tidak ada hahaha
Judulnya hari ini adalah pendidikan, ya bukan mau jadi sok pintar jadi pendidik, Cuma terkadang lucu pagi pagi baru konek dengan wifi gratis di sekolah ada broadcast massage  (BCM) masuk ke handphone jadul saya.
Yang  nge BCM adalah seorang murid yang hoby nya nge BCM PIN teman temannya dengan tujuan kontak BBM kita banyak, terus ketika ujian nasional bisa nyari teman kerja sama hahaa..
Atau ketika sakit tinggal BCM, “aku sakit” berharap ada yang jenguk sebanyak teman temannya di kontak BBM nya hahaha
Oke , kenapa lucu dengan BCM pagi ini? Karena ada kata di dalam BCM tersebut “ Guru Boleh Telat, kenapa muridnya tidak boleh telat?” (dimana lucunya??) terserah aku dong…berani ? ayooo makan bareng? hahaha
Itu pertanyaan yang sering terlontar ketika saya duduk di bangku sekolah, (emang sekarang duduknya dimana? Dibangku DPR? Jangan jangan di bangku kosong…. Hahaha)
Ketika aku bertanya  soal itu kepada guruku, guru ku menjawab dengan simple *pasang tampangkayak SBY  “ wai anak anakku tercinta, kenapa engkau tak boleh telat? Karena jika engkau telat di masa muda maka sangat mengancam masa depan bangsa, coba bayangkan kamu telat siapa yang harus bertanggung jawab? Rela kah kalian menikah muda karena telat? (aah ini telat apaan ???) tentu saja tidak rela kan? Oleh karena itu kalian tak boleh telat,  dan kenapa guru boleh telat??? Siapa bilang guru boleh telat? Kami sebagai guru jujur dalam hati, tidak ada keinginan untuk telat, ketika kami terlambat, kami memikul malu yang sangat, Cuma berbeda dengan posisi kalian, jika kalian terlambat maka kalian diberikan pendidikan disiplin, agar kalian menjadi generasi yang disiplin, karena sukses berawal dari mimpi dan disiplin, wujudkan mimpimu dengan disiplin serta doa restu orang tua dan guru maka hormatilah gurumu hehehe
Wahai murid, sesungguhnya tidak ada yang memperbolehkan guru telat,(jadi pertanyaan kenapa guru boleh telat itu gagal paham ya anak anak heheh),  wajar kalian bertanya seperti itu, karena ketika melihat guru terlambat guru itu tidak dimarah atau di berikan hukuman, layaknya kalian anak anak ku tercinta penerus bangsa ketika terlambat hadir kesekolah kalian di berikan pendidikan kedisiplinan (baca : dihukum guru BK) , untuk kalian ketahui, ketika guru terlambat, guru tersebut diberikan sanksi oleh atasannya yaitu kepala sekolah, dan kepala dinas pendidikan, tentu sanksi diberikan bukan dihadapan kalian, ada rambu rambu lain yang mengatur hal tersebut.
Pasti kalian bertanya Terus hukumannya apa??  Hukumannya adalah lebih parah dari kalian, misalnya dipecat, di turunkan jabatannya, gaji di potong,  ditundannya kenaikan pangkatnya, bahkan di mutasi, bukan dimutilasi hehe
Itu hukuman macam apa ? biasa saja…
Haha..wajarlah kalian beranggapan seperti itu, karena kalian belum pernah menjadi mereka para guru yang kalian bilang boleh telat, ibarat kalian sebagai siswa kalau terlambat dengan alasan yang jelas dan jujur paling tidak Cuma dicatat oleh wali dan guru BK, tidak sampai dipecat kecuali kamu telat datang tamu bulanan hehe, tidak sampai kelasnya turun dari kelas 10, jadi kelas 9 lagi, jadi sesungguhnya hukuman kalian jauh lebih ringan,.
Ringan apanya? Saya disuruh lari 3 kali keliling lapangan, itu baru 3 kali dulu ketika saya duduk dibangku sekolah saya disuruh lari 10 kali keliling lapangan   (semua siswa bilang “ciyuuuus….” Hehe)
Iya 10 kali, itu belum ada artinya dibanding pendidikan yang saya terima dari mereka para guru, 10 kali lelah yang saya terima ketika itu adalah 100 kali kelelahan guru untuk mendisiplinkan saya sebagai murid ketika itu, saya sadar setelah saya menjadi sekarang ini. Bahwa pertanyaan kenapa guru boleh telat dan siswa tidak boleh telat itu adalah pertanyan gagal paham, karena sesungguhnya guru dan siswa tidak boleh terlambat.
Mudah mudah itu bisa menjawab pertanyaan kenapa guru boleh telat?? Hehehe
Tahun pelajaran ini banyak yang mengeluh tentang kurikulum 2013, banyak pelajaran lah, jadi kelinci percobaan lah, masuk  lebih awal dari kantoran lah, macetlah…
Wahai anak anak yang bermasa depan cerah, percayalah…kalian mampu..hidup ini tidak cukup hanya mengeluh.
Semua itu sesunguhnya demi menjadikan kalian manusia yang sesungguhnya, bangun dan berangkat lebih awal  jam kantor adalah mempersiapkan kalian ketika punya kantor sendiri, atau bekerja dikantoran, karena sudah terlatih disiplin berangkat pagi ketika muda, maka kalian akan menjadi bos yang disiplin yang bisa datang lebih awal dari karyawan, tentu karyawan kalian akan mengikuti jejak kalian, malu untuk telat. Ketika kalian jadi karyawan yang disiplin bisa datang kekantor  mendahului bos kalian, maka kalian akan manjadi karyawan berprestasi, gaji cepat naik, jabatan naik lama lama kalian jadi bosnya. 
Coba kalau dari sekarang kalian mengeluh, Cuma karena jam berangkat  sekolah lebih awal dari jam kantor, jangan harap kalian jadi bos, jadi karyawan saja mungkin tak bisa kalian raih.
Banyak pelajaran? Hahaha… kalian berangkat pagi , kemudian banyak pelajaran yang kalian pelajari, pelajaran yang tidak kalian minati,,,kini kurikulum 2013 ada mata pelajaran peminatan, kalian bisa belajar, apa yang kalian minati, asal disekolah itu ada peminatan tersebut, makanya jangan salah plih sekolah agar tidak menyesal dan hanya bisa mengeluh jadi siswa. Jadilah siswa yang optimis bukan yang pesimis marasa diri kelinci dan robot, kami juga tahu kalian butuh istirahat dan makan, makan nasi bukan besi , kami guru juga makan nasi buka besi, kami juga manusia bukan robot, yang bilang kalian robot siapa?? Yang nyruh kalian makan besi siapa? Kalau mau buat BCM yang bermutu dong, kayak gak sekolah saja,,, malu dong..ishhhh hahahahehehe
Dan..banyak pelajaran yang wajib kalian pelajari ada Wajib A Wajib B dan Wajib C serta peminatan,  tentu sebagai bekal masa depan kalian, bekal menjadi sukses, petani saja pintar mencampur kompos agar tanaman subur, masak kalian anak terpelajar nanti kalah Kimia nya sama petani hehe
Apapun kurikulumnya, ingat tunjukan kalian mampu berprestasi, agar bisa menjadi generasi sukses, bisa menjadi menteri pendidikan yang lebih baik nanti kalau terpilih, bukan generasi alay dan hoby mengeluh,  niscaya Indonesia kedepan akan menjadi Negara cerdas.


Baca Selengkapnya...

06 Agustus, 2014

Tonggeret : Serangga Bersuara Nyaring

Tonggeret adalah sebutan untuk segala jenis serangga anggota subordo Cicadomorpha, ordo Hemiptera. Serangga ini dikenal dari banyak anggotanya yang mengeluarkan suara nyaring dari pepohonan dan berlangsung lama. Selain tonggeret, nama lain juga dikenal, biasanya dikaitkan dengan pola suara yang dihasilkan. di Desa Besan tempat saya tinggal orang orang menyebutnya Ketekete, Orang Sunda menyebutnya cengreret, orang Jawa menyebutnya garengpung atau uir-uir, tergantung suara yang dikeluarkan.
Serangga ini mempunyai sepasang mata faset yang letaknya terpisah jauh di kepalanya dan biasanya juga memiliki sayap yang tembus pandang. Bentuknya kadang-kadang seperti lalat yang besar, meskipun ada tonggeret yang berukuran kecil. Tonggeret hidup di daerah beriklim sedang hingga tropis dan sangat mudah dikenali di antara serangga lainnya, terutama karena tubuhnya yang besar dan akustik luar biasa yang dihasilkan dari alat penghasil suara di bawah sayapnya. Banyak tonggeret memiliki daur hidup yang dipengaruhi musim. 
Di Indonesia, suara tonggeret garengpung yang nyaring akan muncul di akhir musim penghujan, saat serangga ini mencapai tahap dewasa, keluar dari bawah permukaan tanah untuk melakukan ritual musim kawin. Uir-uir dewasa baru keluar dari tanah di awal musim penghujan. Seusai kawin, betina meletakkan telur di tanah dan serangga ini mati.



Tonggeret kadang-kadang dikira belalang atau lalat besar, meskipun mereka tidak mempunyai pertalian keluarga yang dekat. 
Tonggeret lebih mempunyai hubungan dekat secara taksonomi dengan wereng dan kutu loncat. Tonggeret memiliki fase metamorfosa yang menakjubkan, karena selama 17 tahun ia hidup dalam fase larva, sebelum akhirnya dalam 3 hari menjadi serangga dewasa dan segera memasuki fase repoduksi. Beberapa minggu setelah perkawinan Tonggeret akan mati. Baca Selengkapnya...

05 Agustus, 2014

Agustus

Bulan Delapan,2014
hari ini aku berangkat cukup pagi ,menuju tempatku berbagi ilmu.
banyak bertanya kenapa pagi banget berangkatnya, are you oke?
iya aku juga tak sadar berangkat cukup pagi, mungkin karena kemarin aku tidur 5 jam lebih cepat dari biasanya.
ya tak apalah aku bisa sekalian mengantar adiku berangkat ke sekolah barunya, aku terobos dinginnya pagi yang masih agak berkabut, dengan motor dan jaket tebalku.
aku melamun dijalan tak sadar sudah keluar dari perbatasan desa.
berpikir sejenak apa yang harus aku hadapi hari ini? kerjaan seperti kemarin? sedikit bosan rasanya..
sudahlah ini pengabdian mu pada negeri untuk mencerdaskan mereka, meskipun banyak cacian dan makian masuk ketelinga bahkan timeline mu, karena mereka memandangmu cuma dari sebelah mata.
kebanyakan dari mereka yang yang sering memakimu, tak pernah merasakan bagaiman rasanya menjadi pendidikan di jaman sekarang ini, yang meraka tahu hanya  pendidik lah yang memiliki kewajiban memberikan contoh baik kepada anak didik, hahaha,,, itu pemikiran paling bangsat yang berkembang di otak sebesar tempurung kelapa, apa otak yang bermigrasi ke dengkul hahaha..
Di bulan yang penuh berkah ini aku berterimakasih kepada kalian yang begitu banyak memberikan masukan kepada aku sebagai pendidik, menuju pendidik yang lebih baik, kritik kalian yang positive akan aku jadikan reverensi, yang negatif maaf aku buang di closset, karena kritik negatif itu keluar dari otak (maaf) yang encer kayak mencret haha..untuk kalian yang suka mengkritik guru mu, atau teman mu yang kebetulan jadi pendidik, coba lah rasakan posisi mereka yang sekarang ini sebelum kalian mengkritik.Pendidikan sekarang ini jauh berbeda dengan jaman dahulu yang mendokrin bahwa murid harus selalu meniru guru, dan guru harus menjadi contoh manusia yang paling sempurna bagaikan malaikan bersayap dengan senyum manis hahaha...
kami bukan anti kritik, tapi keluarkan lah kritik yang memang berbobot, bukan kayak mencret.hahaha
aku berani menjamin, kalian yang sering memberikan kritik kayak mencret belum pernah merasakan bagaimana rasanya sebagai orang yang harus tampil ceria meskipun banyak masalah , tenang di dalam kelas berhadapan dengan puluhan pasang mata, yang siap untuk bertukar ilmu, ingat bertukar ilmu,,bukan menerima ilmu layaknya pendidikan zaman dulu. Dan aku yakin kritik mencretmu itu hanya melihat kami(para pendidik) dari satu sisi yang sempit bagaikan lubang pantatmu yang jarang kamu cuci, sehingga penuh kotoran,dan cuma bisa memberikan kritik yang tidak membangun, bahkan kritik tanpa solusi serta cuma bisa mejelek jelekan posisi pendidik, apalagi kritik mu itu keluar karena cuma tersinggung gara gara tulisan pendidik yang kebetulan berteman di  media sosial maya mu,hahaha, sungguh otakmu mencret kalau hanya menilai seorang pendidik dari statusnya yang cukup nyeleneh. sampai kalian ceramah, "kenapa pendidik membuat status seperti itu, seharusnya kan pendidik sebagai contoh yang baik,bagi anak didiknya, nanti anak didiknya buat status jelek" hahaha 
oeee.... kalau kami sebagai pendidik yang membuat status baik layaknya Mario Teguh,  apa kalian menjamin anak didikku membuat status layaknya Mario Teguh juga, dan seandainya anak didikku membuat status nyeleneh apakah meniru pendidiknya? sudahlah ini sudah bulan ke delapan di tahun ini, revolusi mentalmu, tanggung jawab peserta didik bukan hanya tanggung jawab guru disekolah seperti  yang otak sempit kalian pikirkan, di jaman sekarang peserta didik belajar dari berbagai sumber, bukan hanya guru/ pendidik disekolah. Termasuk tanggung jawab kalian yang sering mengeluarkan kritik kayak mencret itu. hahaha
 Anak didik sudah tau mana yang baik di tiru dan yang tak pantas di tiru, kalau tak percaya mari gantikan aku 60 menit saja dikelas, cukup 60 menit gak usah seharian. Ingat jangan mengdokrin mereka seperti pendidikan jaman dulu, karena otak mereka akan mencret kayak kalian  . hehehe
suksma


  

Baca Selengkapnya...