09 Januari, 2014

Nyegara Gunung di Nusa Penida


Seharusnya tulisan ini aku buat di tahun lalu, yaitu di tahun 2013. Ketika akau sedang melaksanakan tugas ku, iya tugasku melali, tugas yang bikin semua teman kantorku iri. Iri karena saat aku melali dikantor sedang ada tugas yang sangat berjubel, namun tugas ku sudah beres jadi whatever lah dengan semua itu.
Ini liburan sebenarnya sudah aku rancang sedemikian hingga dari tetek sampai bengeknya sudah aku siapkan, namun apadaya dapat promosi jabatan baru, tugas baru dan tanggung jawab baru dikantor, sehingga liburan yang aku rancang 14 hari itu terancam batal.
Dan mungking Tuhan sayang kepadaku, disaat keboringan lagi menyelimuti, ada notifikasi email kalau ada acara nyegara gunung ke Nusa Penida, waah,,senang nya hatiku,,namun surut kembali mengingat tugas dikantor sangat banyak.
Oke, tekadku bulat untuk ikut acara nyegara gunung ini, aku bereskan tugasku sampai lebur, lembur dan lembur, syukur aku sudah  kirim tulisan sebagai syarat seleksi untuk bisa ikut acara nyegara gunung ke Nusa Penida .
Pucuk dicinta, ulam pun tiba, aku lolos seleksi, terimakasih Tuhan. Aku berkabar ke teman lain, iya si anu teman yang kebetulan suka menulis juga, namun dia tidak lolos seleksi katanya, entah Tuhan dan panitia ingin kami bertemu sehari sebelum keberangkatan ku ke pulau terkangen di Bali, si anu ternyata mendapatkan email pemberitahuan lolos seleksi untuk mengikuti acara melali nyegara gunung ke Nusa Penida.
Aku senang karena akan bisa bertemu dengan si anu, serta akan ada teman yang satu spesies juga, tapi dosen berkehendak lain si anu ternyata ujian akhir semester,, dan endingnya ya aku mesti berangkat dan bertemu teman baru dari spesies berbeda.
Teman Baru di Pantai Sanur
 Dan akhirnya aku berangkat dari Pantai Sanur,  menuju pulau terkangen Nusa Penida. Sebelum berangkat kami mendapatkan pembekalan apa yang harus kami lakukan di sana selama bertugas melali, dan tugasnya emang jalan jalan, dan jalan jalan saja, photo photo terus upload, kemudian buat tulisan tentang apa yang kami lihat dan rasakan. Kebetulan aku dapat tugas wisata spritualnya, karena di Nusa Penida banyak wisata spiritualnya, selain itu teman satu tim ku ada yang dapat wisata bahari, wisata kuliner, rumput laut, kampoeng nelayan, dan konservasi Jalak Bali.

Aku Jadi Nahkoda Meruti Boat



Di pikiranku hanya jalan jalan, dan itu semua terwujud. Terimakasih Tuhan.

Perjalanan kami sangat seru, seru dan seru, meskipun sempat mati lampu saat hari pertama disana kami melewati makan malam layaknya candle light diner, terlihat seperti romantic karena kami makan berdekatan, alasannya karena Cuma ada satu lilin dan sekitar kami sedikit seram karena kami tidur di rumah salah satu orang borjunya Nusa Penida, iya rumahnya ditengah kebun menyatu dengan alam.

Pulau Terkangen Nusa Penida di Depan Mata

Lokasi Pertama "Konservasi Jalak Bali"

Wisata Spiritual "Pura Penataran Agung Ped"
Rumput Laut salah satu hasil Komoditi laut Nusa Penida
Tipat Kuah menu sarapan yang khas dari Nusa Penida
Gunung Agung terlihat dari Nusa Penida
Wisata Bahari di Nusa Penida "Diving"


Tolak Reklamasi "Crystal Bay"


Snorkling Time at Crystal Bay
Aku tidak bisa banyak bercerita soal nyegara gunung kali ini karena cerita ku tidak bisa membungkus semua keindahan di Pulau Terkangen Bali, yaitu Nusa Penida.
Aku menjuluki Nusa Penida sebagai pulau terkangen, karena..oke akan aku ceritakan di tempat lain saja ;)
Saran Ku cuma : Jagalah Kelestarian Laut di sekitarmu, dan jika kamu datang ke Nusa Penida, hati hati lah karena kamu akan ketagihan untuk datang kembali :)

ini tulisan lainku ketika ikut nyegara gunung bersama tim sloka institute klik ajah :*

Baca Selengkapnya...

03 Januari, 2014

KAMI PASUKAN PENGEJAR MATAHARI 2014


First Day in 2014  (On The Top Of Batur Mountain 1717M )
first posting in 2014 ayeeee...

Kenekatan Gue ini terlatarbelakangi oleh nafsu gue yang sangat menggebu gebu untuk  melawati malam tahun baru di tempat yang bisa melihat matahari dari atas, kedua karena ingin meledakkan kembang api dari puncak yang tinggi agar bisa dilihat oleh semua orang yang gak punya kembang api, ketiga karena ingin mengibarkan sang saka merah putih saat tahun baru di puncak tertinggi ke dua di Bali (1717M), ke empat gue ingin kencing di tempat yang tinggi, terus air kencing ku itu meresap kebawah sampai ke danau atau sungai gitu,,keren gak ? hahaha
sudah lah itu cuma alasan gak jelas dari gue, yang jelas pergatian malam tahun ini sangat berkesan bagi gue.
pernah menonton film 5cm? iya itu salah satu film yang mendorong kami untuk melewati malam tahun baru kali ini  di tempat yang tinggi.
Gunung Batur adalah pilihan kami, karena medannya tidak teralu terjal seperti Gunung Agung.
ini perjalanan cukup nekat karena kami berjalan tanpa pemandu, jadi gue ambil inisiatip untuk tetap go head sampai puncak, dan akhirnya kami sampai puncak juga ...
sampai di puncak kami, sangat bahagia, sangat bahagia..sangat bahagia deh lagi sekali.
kami berdiri dan kemudian duduk diatas puncak pertama, yang luasnya tidak lebih dari kasur gue di rumah.
tahu kayak gitu kan gue bawa aja kasur gue dirumah biar tempat jadi lebih luas dikit hehe..
cobaan kedua pun datang yaitu hujan, hujan jadi kami basah, syukur kami bawa matel anti hujan... aneh nya hujan itu turun ketika gue meledakkan kembang api  di puncak sana, mungkin penghuni alam atas marah ama gue hahaha..

kemudian cobaan ketiga datang, kalau hujan dan basah pasti dingin, iya suhu menjadi turun ketika itu.
kami berlindung dibawah kabut dan gerimis hujan, terlihat dibawah para manusia sedang meledakkan kembang api juga, dan terlihat pula beberapa pemendaki juga dijalur berbeda.
kami pun sibuk dengan handphone masing masing, mengabarkan posisi terakhir kami kepada keluarga dirumah, ada yang mengabarkan diri ke pacar juga, keteman dan dunia maya agar semua tahu, bahwa kami jauh dari hiruk pikuk kota yang kampret saat pergantian tahunnya.
gue pun sibuk dengan gadget layar sentuhnya, iya kebetulan ada teman smsan saat itu, siapa lagi kalau bukan si anu, sudah lah tidak usah dibahas dia sudah punya pacar.
tapi Happy New Year untuk semua mahluk bumi di alam semesta. Semoga di tahun 2014 ini kehidupan kita menjadi lebih baik dari tahun sebelumnnya.

Bakar Sampah Masa Lalu
Pengibaran Sang Saka Merah Putih

Tolak Reklamasi dari Gunung Batur

Pasukan Pengejar Matahari 2014
Baca Selengkapnya...