25 November, 2014

Jadi Guru Itu...

ketika aku besar nanti aku ingin menjadi guru, agar  bisa mengajarkan kedua orang tuaku membaca dan menulis.
Sumber : Instagram : @OstMakenyem
Jadi Guru itu...peluang kayanya sedikit, peluang banyak hutangnya besar.

Jadi Guru itu...peluang dicacimakinya besar, peluang disanjungnya kecil palingan pas hari Guru saja
.
Jadi Guru itu... harus sabar tinggat mount eperes, mesti ngurusin anak orang yang orang tuanya sendiri sering ngaku gak kuat ngurus anaknya.

Jadi Guru itu... peluang diajak gabung bisnis em_el_em besar, karena mereka tahu gaji guru gak mampu untuk beli mobil haha

Jadi Guru itu...peluang dikritiknya besar, yang ngeritik itu lebih besar dari kalangan manusia yang pernah jadi murid dan sudah gedenya lupa pernah di ajar ama guru, terus ngeritiknya udah kayak pernah jadi guru haha      

Jadi Guru itu... peluang punya anak banyak sebelum nikah besar, bayangin aja belum nikah sudah jadi guru, masuk kelas..anak anak nya ada berapa? hayooo itu anak siapa? hahhaa

Jadi Guru itu... diwajibkan jadi manusia paling sempurna, paling baik, yah termasuk dalam menulis status dimedia sosial juga harus kayak malaikat, kalau gak gitu tau kan para kritikus yang pintar tapi tak pernah jadi guru itu akan ngapain? Haha


Jadi guru itu... gak jauh jauh kayak tokoh Oemar Bakri dilagunya bang Iwan Fals, gak jauh jauh perjuanganya kayak tokoh kak Butet di film Sokola Rimba, kayak bu Muslimah di film Laskar Pelangi, kayak tokoh Jaime Escalante di film Stand and Deliver, kayak tokoh LouAnne Johnson dalam film Dangerous Minds, kayak tokoh Danny DeVito di film Renaissance Man, kebanyakan film memang menggambarkan kisah guru yang sebenarnya, dan banyak film lainnya sih,aku gak jabarin semua, toh juga kalian sukanya nonton sinetron yang gurunya cantik sexy ganteng pakai mobil mewah itu mah di sinetron doank..di dunia nyata mah ada sih 1 dari 10000000000000 guru.

Jadi Guru itu... harus pinter akting di depan anak anaknya yang banyak tadi, artis sinetron mah kalah akting ama guru, guru itu harus jago akting bahagia, kayak gak ada masalah, kayak jadi paling kuat, kayak gak punya hutang...kalau sudah didalam kelas. yakin bisa lo?
Jadi Guru itu...adalah sebuah pilihan dimana banyak jalan yang seharus lebih layak untuk dirimu jalani agar mendapat sanjungan, pujian, tempat terhormat, dan kekayaan namun dirimu lebih memilih jalan dimana dirimu akan dicacimaki,dilupakan, dan bahkan jauh dari yang namanya harta berlimpah akan tetapi jalan ini adalah sebuah kebajikan yang tak sepantasnya engkau diperlakukan tak pantas karena mereka menggangap para guru bisa dicacimaki, bisa dianggap tak ada, bisa dijadikan kambing hitam ketika anak yang tak bisa diurus orang tuanya sendiri tak lulus ujian, mereka mengganggap guru bisa diperlakukan seperti itu karena mereka anggap jasa para guru bisa dilunasi dengan yang namanya "gaji". helloo gaji guru di Endonesia berapa sih sampai sampai jasanya bisa di anggap lunas..

jadi Guru itu ... peluang dapat kata kata motivasi kayak gini " eh elo kan guru, udah digaji pemerintah, masak ngajar anak kayak gitu gak becus, masak loe ngajar anak itu masih gak lulus....bla bla bla....

jadi Guru itu ya jawabnya "iya, bapak/ ibu, terimakasih, saya memang gak becus ngurus anak bapak/ Ibu yang Ibu/ Bapak sendiri gak kuat ngurusnya (dalam hati : ngapain juga dulu buat anak nyusahin orang tua saja) , ini ambil saja gaji saya selama setahun tapi tolong ajar anak itu selama 6 bulan saja, sampai dia berhasil pintar dan lulus UAS , kalau perlu bapak/ ibu saja gantiin posisi saya, tenang nanti saya gaji deh sesuai standar Endonesia.....

hahaha...sudahan ya...
Guru dan para muridnya
Sumber : Instagram : @OstMakenyem

eh sekarang 25 November ya? pantesan banyak Guru upload photo hadiah dari para siswanya, maklumlah cuma setahun sekali itupun kalau diingetin hahaha
cieeeh pak dan buk guru yang dapat mawar....kir kirrr

Terhormatlah engkau para guru, terimakasih padamu para guru yang pernah mendidikku dengan cara mu, aku menundukkan kepalaku padamu untuk menyadarkan diriku, aku tanpamu butiran debu eh ...aku tanpamu, aku tak akan bisa meraih cita cita yang pernah aku gantungkan dilangit...selamat hari guru...bagi para guru ...

mereka para murid yang (boleh disi sendiri) pada gurunya
Sumber : Facebook : smkPAJ
terimakasih para murid yang masih hormat pada guru dan sanyang pada temannya semoga kalian jadi orang sukses....astungkara.
Baca Selengkapnya...

03 November, 2014

Hari Ke Tiga

yaa elah ini sudah masuk hari ke tiga bula sebelas dua ribu empat belas. masih saja diwarnai kisruh para wakil rakyat yang suka tidur waktu sidang soal rakyat. masih saja ada pengguna smartphone yang ngirim broadcast massage agar DP BBM nya terlihat. mau tau cara mengatasi DP bbm yang tidak mau terganti atau DP temen tidak terlihat? jawabannya adalah anda ganti ke koneksi internet yang cepat, bukan dengan cara ngirim BC sembarangan, sama halnya anda itu ingin pintar tapi tidak pernah belajar, anda bawa smartphone tapi tidak pernah menjadi pintar x_o
  malu malu in saja jadi warga Endonesia, pengguna smartphone banyak tapi yang make kalah smart sama handphone nya. mulai sekarang gunakanlah smartphone anda dengan baik dan pintar. president sudah baru, tapi anda masih saja seperti mahluk goa yang dikasi smartphone hehehe.. keep smile dude...*jualsmartphonegantipakehapesenter hehe jangan serius serius gitu baca nya, masih tanggal muda, cek gaji brow.. eh saldonya masih kayak tanggal muda sebelumnnya, gaji belum habis sudah dapat gaji lagi *bersyukur ;) baru sempat masuk ke blog karena cukup sibuk (baca: menyibukkan diri) dengan hal hal baru, ya seperti biasa melali gitu deh, melali kemana?? ke sini :

Baca Selengkapnya...

14 Oktober, 2014

141014

07:21 PM
Kemarin aku sedang berada ditengah danau yang sangat luas dan angker tepat jam segini.
Kali ini tour ku turun bukit, sebrangi perairan, panas panasan, lari larian, dipecut, sembunyian sembunyian dan sembahyang.
Trunyan destinasiku kali ini, berbekal tas gelendotan berisi camera pocket pinjaman, power bank pinjaman, roti dapat minta, air bawa dari rumah, canang, dupa, obat obatan, permen, 2 handphone, dan tentunya duit alias dompet isi uang dan kartu nama serta KTP jaga jaga kalau aku hilang atau di culik pribumi.
Desa Bali Mula ini sudah bisa dijangkau dari darat meskipun sudah ada jalan daratnya namun kadang macet atau pohon tumbang, lewat air alias Danau Batur, biayanya asu i gilak mahal banget lebih mayah dari biaya Bali Jakarta naik Lion Air.
Perboat bisa sampai + 400K , itu naik boat lewat Pelabuhan Kedisan.
Itupun belum ditambah isi palak memalak tengah danau, dulu sih dibilang ada gituan oleh Babinsa nya dan kini sudah tak ada lagi.
Syukurnya pas perjalananku tak ada palak memalak kerena aku berangkat dengan Boat milik Polair.
Aku kesana bersama tim I'm An Angel dan Balebengong pertama untuk menyalurkan bantuan ke anak anak sekolah yang kurang mampu dan kedua untuk melipun upacara pancering jagat isi Barong Brutuk yang mengisahkan kawin paksa zaman tempo dulu di desa Trunyan karena saking susahnya nyari wanita. Uniknya Barong ini lari sambil bawa pecut dan memecut para penonton, jadi seru bingit. Wajib datang purnama ke empat yang akan datang :)

Baca Selengkapnya...

07 Oktober, 2014

07102014

Besok ada hari Rabu, iya pasti Rabu karena hari ini adalah hari Selasa. Besok adalah hari spesial bagi alam semesta, iya karena aku akan menikah. Ahhh? Menikah? Opssst salah ketik
Besok adalah hari raya Pagerwesi, apakah itu? PAGERWESI adalah pagar besi dimana anak anak sekolah di Bali libur, karena pagar besinya di tutup, hahhaa kira kira begitu analisih ala orang yang sedang mendalami ilmu keagamaan namun tak pernah baca buku ataupun bertanya ke mbah google tentang hari raya umat Hindu.
Sebenarnya aku tak sedang ingin membahas itu, sejujurnya aku rindu suasana kota tempat ku memperoleh gelar sarjanaku, Kota Singaraja.
Hari ini biasa disebut penampahan Pagerwesi dimana anak kost akan main ke rumah temennya yang asli Singaraja dan beragama Hindu, karena disana akan ada banyak makan gratis hahaha...
Yaa cuma mau nulis itu saja sih..terimakasih untuk para sahabat yang pernah merayakan Pagerwesi dan mengundang anak kost seperti saya untuk makan gratis hahaa...

Baca Selengkapnya...

03 Oktober, 2014

Suatu Tempat

Dalam ruang ada sebuah asa
Perjalanan jauh ku lalui
Menuju sebuah ketidaknyaman baru
Aku tidak takut, untuk berjuang ditempat yang tak nyaman itu
Aku cuma tak kuat melihat ketika ratusan pasang mata meneteskan air matanya karena kepergianku

Baca Selengkapnya...

09 Agustus, 2014

Guru Boleh Telat, Kenapa Siswa Tidak Boleh Telat?

Pagi ke Sembilan di bulan ke Delapan di tahun dua ribu empat belas,
Hidup di pedasaan yang jauh dari kontaminasi kota sedikit membuat hambatan dalam hal internetan, bukan berarti di desaku tidak ada wifi dan  jaringan internet, Cuma yang gratisan tidak ada hahaha
Judulnya hari ini adalah pendidikan, ya bukan mau jadi sok pintar jadi pendidik, Cuma terkadang lucu pagi pagi baru konek dengan wifi gratis di sekolah ada broadcast massage  (BCM) masuk ke handphone jadul saya.
Yang  nge BCM adalah seorang murid yang hoby nya nge BCM PIN teman temannya dengan tujuan kontak BBM kita banyak, terus ketika ujian nasional bisa nyari teman kerja sama hahaa..
Atau ketika sakit tinggal BCM, “aku sakit” berharap ada yang jenguk sebanyak teman temannya di kontak BBM nya hahaha
Oke , kenapa lucu dengan BCM pagi ini? Karena ada kata di dalam BCM tersebut “ Guru Boleh Telat, kenapa muridnya tidak boleh telat?” (dimana lucunya??) terserah aku dong…berani ? ayooo makan bareng? hahaha
Itu pertanyaan yang sering terlontar ketika saya duduk di bangku sekolah, (emang sekarang duduknya dimana? Dibangku DPR? Jangan jangan di bangku kosong…. Hahaha)
Ketika aku bertanya  soal itu kepada guruku, guru ku menjawab dengan simple *pasang tampangkayak SBY  “ wai anak anakku tercinta, kenapa engkau tak boleh telat? Karena jika engkau telat di masa muda maka sangat mengancam masa depan bangsa, coba bayangkan kamu telat siapa yang harus bertanggung jawab? Rela kah kalian menikah muda karena telat? (aah ini telat apaan ???) tentu saja tidak rela kan? Oleh karena itu kalian tak boleh telat,  dan kenapa guru boleh telat??? Siapa bilang guru boleh telat? Kami sebagai guru jujur dalam hati, tidak ada keinginan untuk telat, ketika kami terlambat, kami memikul malu yang sangat, Cuma berbeda dengan posisi kalian, jika kalian terlambat maka kalian diberikan pendidikan disiplin, agar kalian menjadi generasi yang disiplin, karena sukses berawal dari mimpi dan disiplin, wujudkan mimpimu dengan disiplin serta doa restu orang tua dan guru maka hormatilah gurumu hehehe
Wahai murid, sesungguhnya tidak ada yang memperbolehkan guru telat,(jadi pertanyaan kenapa guru boleh telat itu gagal paham ya anak anak heheh),  wajar kalian bertanya seperti itu, karena ketika melihat guru terlambat guru itu tidak dimarah atau di berikan hukuman, layaknya kalian anak anak ku tercinta penerus bangsa ketika terlambat hadir kesekolah kalian di berikan pendidikan kedisiplinan (baca : dihukum guru BK) , untuk kalian ketahui, ketika guru terlambat, guru tersebut diberikan sanksi oleh atasannya yaitu kepala sekolah, dan kepala dinas pendidikan, tentu sanksi diberikan bukan dihadapan kalian, ada rambu rambu lain yang mengatur hal tersebut.
Pasti kalian bertanya Terus hukumannya apa??  Hukumannya adalah lebih parah dari kalian, misalnya dipecat, di turunkan jabatannya, gaji di potong,  ditundannya kenaikan pangkatnya, bahkan di mutasi, bukan dimutilasi hehe
Itu hukuman macam apa ? biasa saja…
Haha..wajarlah kalian beranggapan seperti itu, karena kalian belum pernah menjadi mereka para guru yang kalian bilang boleh telat, ibarat kalian sebagai siswa kalau terlambat dengan alasan yang jelas dan jujur paling tidak Cuma dicatat oleh wali dan guru BK, tidak sampai dipecat kecuali kamu telat datang tamu bulanan hehe, tidak sampai kelasnya turun dari kelas 10, jadi kelas 9 lagi, jadi sesungguhnya hukuman kalian jauh lebih ringan,.
Ringan apanya? Saya disuruh lari 3 kali keliling lapangan, itu baru 3 kali dulu ketika saya duduk dibangku sekolah saya disuruh lari 10 kali keliling lapangan   (semua siswa bilang “ciyuuuus….” Hehe)
Iya 10 kali, itu belum ada artinya dibanding pendidikan yang saya terima dari mereka para guru, 10 kali lelah yang saya terima ketika itu adalah 100 kali kelelahan guru untuk mendisiplinkan saya sebagai murid ketika itu, saya sadar setelah saya menjadi sekarang ini. Bahwa pertanyaan kenapa guru boleh telat dan siswa tidak boleh telat itu adalah pertanyan gagal paham, karena sesungguhnya guru dan siswa tidak boleh terlambat.
Mudah mudah itu bisa menjawab pertanyaan kenapa guru boleh telat?? Hehehe
Tahun pelajaran ini banyak yang mengeluh tentang kurikulum 2013, banyak pelajaran lah, jadi kelinci percobaan lah, masuk  lebih awal dari kantoran lah, macetlah…
Wahai anak anak yang bermasa depan cerah, percayalah…kalian mampu..hidup ini tidak cukup hanya mengeluh.
Semua itu sesunguhnya demi menjadikan kalian manusia yang sesungguhnya, bangun dan berangkat lebih awal  jam kantor adalah mempersiapkan kalian ketika punya kantor sendiri, atau bekerja dikantoran, karena sudah terlatih disiplin berangkat pagi ketika muda, maka kalian akan menjadi bos yang disiplin yang bisa datang lebih awal dari karyawan, tentu karyawan kalian akan mengikuti jejak kalian, malu untuk telat. Ketika kalian jadi karyawan yang disiplin bisa datang kekantor  mendahului bos kalian, maka kalian akan manjadi karyawan berprestasi, gaji cepat naik, jabatan naik lama lama kalian jadi bosnya. 
Coba kalau dari sekarang kalian mengeluh, Cuma karena jam berangkat  sekolah lebih awal dari jam kantor, jangan harap kalian jadi bos, jadi karyawan saja mungkin tak bisa kalian raih.
Banyak pelajaran? Hahaha… kalian berangkat pagi , kemudian banyak pelajaran yang kalian pelajari, pelajaran yang tidak kalian minati,,,kini kurikulum 2013 ada mata pelajaran peminatan, kalian bisa belajar, apa yang kalian minati, asal disekolah itu ada peminatan tersebut, makanya jangan salah plih sekolah agar tidak menyesal dan hanya bisa mengeluh jadi siswa. Jadilah siswa yang optimis bukan yang pesimis marasa diri kelinci dan robot, kami juga tahu kalian butuh istirahat dan makan, makan nasi bukan besi , kami guru juga makan nasi buka besi, kami juga manusia bukan robot, yang bilang kalian robot siapa?? Yang nyruh kalian makan besi siapa? Kalau mau buat BCM yang bermutu dong, kayak gak sekolah saja,,, malu dong..ishhhh hahahahehehe
Dan..banyak pelajaran yang wajib kalian pelajari ada Wajib A Wajib B dan Wajib C serta peminatan,  tentu sebagai bekal masa depan kalian, bekal menjadi sukses, petani saja pintar mencampur kompos agar tanaman subur, masak kalian anak terpelajar nanti kalah Kimia nya sama petani hehe
Apapun kurikulumnya, ingat tunjukan kalian mampu berprestasi, agar bisa menjadi generasi sukses, bisa menjadi menteri pendidikan yang lebih baik nanti kalau terpilih, bukan generasi alay dan hoby mengeluh,  niscaya Indonesia kedepan akan menjadi Negara cerdas.


Baca Selengkapnya...

06 Agustus, 2014

Tonggeret : Serangga Bersuara Nyaring

Tonggeret adalah sebutan untuk segala jenis serangga anggota subordo Cicadomorpha, ordo Hemiptera. Serangga ini dikenal dari banyak anggotanya yang mengeluarkan suara nyaring dari pepohonan dan berlangsung lama. Selain tonggeret, nama lain juga dikenal, biasanya dikaitkan dengan pola suara yang dihasilkan. di Desa Besan tempat saya tinggal orang orang menyebutnya Ketekete, Orang Sunda menyebutnya cengreret, orang Jawa menyebutnya garengpung atau uir-uir, tergantung suara yang dikeluarkan.
Serangga ini mempunyai sepasang mata faset yang letaknya terpisah jauh di kepalanya dan biasanya juga memiliki sayap yang tembus pandang. Bentuknya kadang-kadang seperti lalat yang besar, meskipun ada tonggeret yang berukuran kecil. Tonggeret hidup di daerah beriklim sedang hingga tropis dan sangat mudah dikenali di antara serangga lainnya, terutama karena tubuhnya yang besar dan akustik luar biasa yang dihasilkan dari alat penghasil suara di bawah sayapnya. Banyak tonggeret memiliki daur hidup yang dipengaruhi musim. 
Di Indonesia, suara tonggeret garengpung yang nyaring akan muncul di akhir musim penghujan, saat serangga ini mencapai tahap dewasa, keluar dari bawah permukaan tanah untuk melakukan ritual musim kawin. Uir-uir dewasa baru keluar dari tanah di awal musim penghujan. Seusai kawin, betina meletakkan telur di tanah dan serangga ini mati.



Tonggeret kadang-kadang dikira belalang atau lalat besar, meskipun mereka tidak mempunyai pertalian keluarga yang dekat. 
Tonggeret lebih mempunyai hubungan dekat secara taksonomi dengan wereng dan kutu loncat. Tonggeret memiliki fase metamorfosa yang menakjubkan, karena selama 17 tahun ia hidup dalam fase larva, sebelum akhirnya dalam 3 hari menjadi serangga dewasa dan segera memasuki fase repoduksi. Beberapa minggu setelah perkawinan Tonggeret akan mati. Baca Selengkapnya...

05 Agustus, 2014

Agustus

Bulan Delapan,2014
hari ini aku berangkat cukup pagi ,menuju tempatku berbagi ilmu.
banyak bertanya kenapa pagi banget berangkatnya, are you oke?
iya aku juga tak sadar berangkat cukup pagi, mungkin karena kemarin aku tidur 5 jam lebih cepat dari biasanya.
ya tak apalah aku bisa sekalian mengantar adiku berangkat ke sekolah barunya, aku terobos dinginnya pagi yang masih agak berkabut, dengan motor dan jaket tebalku.
aku melamun dijalan tak sadar sudah keluar dari perbatasan desa.
berpikir sejenak apa yang harus aku hadapi hari ini? kerjaan seperti kemarin? sedikit bosan rasanya..
sudahlah ini pengabdian mu pada negeri untuk mencerdaskan mereka, meskipun banyak cacian dan makian masuk ketelinga bahkan timeline mu, karena mereka memandangmu cuma dari sebelah mata.
kebanyakan dari mereka yang yang sering memakimu, tak pernah merasakan bagaiman rasanya menjadi pendidikan di jaman sekarang ini, yang meraka tahu hanya  pendidik lah yang memiliki kewajiban memberikan contoh baik kepada anak didik, hahaha,,, itu pemikiran paling bangsat yang berkembang di otak sebesar tempurung kelapa, apa otak yang bermigrasi ke dengkul hahaha..
Di bulan yang penuh berkah ini aku berterimakasih kepada kalian yang begitu banyak memberikan masukan kepada aku sebagai pendidik, menuju pendidik yang lebih baik, kritik kalian yang positive akan aku jadikan reverensi, yang negatif maaf aku buang di closset, karena kritik negatif itu keluar dari otak (maaf) yang encer kayak mencret haha..untuk kalian yang suka mengkritik guru mu, atau teman mu yang kebetulan jadi pendidik, coba lah rasakan posisi mereka yang sekarang ini sebelum kalian mengkritik.Pendidikan sekarang ini jauh berbeda dengan jaman dahulu yang mendokrin bahwa murid harus selalu meniru guru, dan guru harus menjadi contoh manusia yang paling sempurna bagaikan malaikan bersayap dengan senyum manis hahaha...
kami bukan anti kritik, tapi keluarkan lah kritik yang memang berbobot, bukan kayak mencret.hahaha
aku berani menjamin, kalian yang sering memberikan kritik kayak mencret belum pernah merasakan bagaimana rasanya sebagai orang yang harus tampil ceria meskipun banyak masalah , tenang di dalam kelas berhadapan dengan puluhan pasang mata, yang siap untuk bertukar ilmu, ingat bertukar ilmu,,bukan menerima ilmu layaknya pendidikan zaman dulu. Dan aku yakin kritik mencretmu itu hanya melihat kami(para pendidik) dari satu sisi yang sempit bagaikan lubang pantatmu yang jarang kamu cuci, sehingga penuh kotoran,dan cuma bisa memberikan kritik yang tidak membangun, bahkan kritik tanpa solusi serta cuma bisa mejelek jelekan posisi pendidik, apalagi kritik mu itu keluar karena cuma tersinggung gara gara tulisan pendidik yang kebetulan berteman di  media sosial maya mu,hahaha, sungguh otakmu mencret kalau hanya menilai seorang pendidik dari statusnya yang cukup nyeleneh. sampai kalian ceramah, "kenapa pendidik membuat status seperti itu, seharusnya kan pendidik sebagai contoh yang baik,bagi anak didiknya, nanti anak didiknya buat status jelek" hahaha 
oeee.... kalau kami sebagai pendidik yang membuat status baik layaknya Mario Teguh,  apa kalian menjamin anak didikku membuat status layaknya Mario Teguh juga, dan seandainya anak didikku membuat status nyeleneh apakah meniru pendidiknya? sudahlah ini sudah bulan ke delapan di tahun ini, revolusi mentalmu, tanggung jawab peserta didik bukan hanya tanggung jawab guru disekolah seperti  yang otak sempit kalian pikirkan, di jaman sekarang peserta didik belajar dari berbagai sumber, bukan hanya guru/ pendidik disekolah. Termasuk tanggung jawab kalian yang sering mengeluarkan kritik kayak mencret itu. hahaha
 Anak didik sudah tau mana yang baik di tiru dan yang tak pantas di tiru, kalau tak percaya mari gantikan aku 60 menit saja dikelas, cukup 60 menit gak usah seharian. Ingat jangan mengdokrin mereka seperti pendidikan jaman dulu, karena otak mereka akan mencret kayak kalian  . hehehe
suksma


  

Baca Selengkapnya...

08 Juli, 2014

04: 35 AM 04/20/2014

Iya aku cukup tidur sangat nyenyak setelah bercumbu dengan mu selama 48jam. Kini aku terbangun cukup pagi dan tersadar kamu tak lagi bersamaku.
Ku buka jendela dari atas tempat tidurku, kulihat langit ternyata masih gelap dengan taburan bintang yang begitu indah.
Wah ternyata aku tertidur tanpa busana, sungguh lelah mungkin tubuh ini setelah bercumbu denganmu, udara sejuk dan dingin menerobos masuk dari celah jendela yang ku buka, saat itulah aku tersadar kalau selimutku tak ada.
Ku ambil jaket hitam tebal yang bau mu masih melekat disana.
Ku gunakan saja jaket ini, besok ku cuci wah kok besok? Mungkin nanti saja setelah mentari bersinar, karena ku tak tahan aroma ini, aroma yang selalu ingin membuatku bercumbu denganmu.
Baiklah, masih ada waktu beberapa jam untuk ku menikmati hangat selimut jaket ini.
Ku terbangun lagi karena bau itu, bau belerang, bau lumut kering, pasir hangus, dan  tercampur jadi satu, itu bau khas mu yang mempesonaku untuk mencumbu mu lagi.

Baca Selengkapnya...

Revitalisasi (Reklamasi) Teluk Benua : Mengancam Tempat Mancing dan Selfiku

"Jeg Cai nak Klungkung ngujang milu Nolak Reklamasi Teluk Benoa? Kaden Klungkung joh ajak Teluk Benoa, apa buin umah Cai ne beten bukit di Klungkung pedalaman, pasti ulian Cai sing milih Cawapres ane ngelah ide nge reklamasi Teluk Benoa!"
Haha... itu apresiasi dangkal seorang teman ketika melihat saya sering memakai baju #BaliTolakReklamasi saking sering nya saya pakai jadi (sudah) pasti jarang di cuci (haha)
Oke ini bukan masalah jarak antara rumah ku dengan lokasi yang akan di reklamasi, ini soal ancaman akan Nasib Alam Bali kedepan, aku memang bukan ahli Ekologi ataupun ahli Fisika yang berkompeten di bidang ini, aku hanya anak desa yang kebetulan peduli dengan Alam, wuih bahasa ku udah kayak orang paling "aeng" haha
Oke lagi, simple aku suka mancing ( terutama mancing keributan) eh ( terutama mancingin kamu biar kamu jatuh hati padaku eaaaa...) dan aku suka ber"selfi"sisasi di hutan mangrove, dengan biaya murah bahkan gratis, normal kan? Aku suka gratisan haha
Sekarang kalau direklamasi, tentu hutan mangrove nya berkurang bahkan hilang otomatis ikannya juga go way so far ya bahasa gaulnya pergi jauh ke tengah laut, lah aku masak mancing ke tengah laut kan aku bukan pelaut ( sebenarnya biaya nyewa kapal gak ada, maklum penganut paham memancinglah dengan biaya sehemat mungkin tapi mendapat ikan sebanyak banyaknya)
Terus jadi pelaut udah gak bisa, karena aku ditakdirkan tugas darat. Terus lagi kalau jadi direklamasi kemudian (seandainya) aku udah bisa sewa kapal otomatis lewat pulau hasil reklamasi gak bisa bebas , baru mau lewat udah di usir gak jadi mancing dong? Selfian juga tak bisa nah tentu alasan simple itu bisa membuat aku ikut gerakan #BaliTolakReklamasi iya itu alasan simple kalau aku nulis alasan yang lebih complicated kasian yang dangkal enggak ngerti hehe
Atau bahkan aku di bilang sok pintar oleh kaum dangkal yang tak suka karena aku menolak reklamasi, alasanku memang simple sama halnya para pejabat (maaf) agak bangsat yang setuju akan reklamasi (baca: merusak alam dengan alus) alasan mereka sesungguhnya adalah Uang, sama simplenya kan dengan alasanku yang tak mau keluar uang lebih kalau mau memancing atau selfian di mangrove, nah kalau si para pejabat(yang bangsat) itu tak mau kalau uang yang Triliunan batal masuk ke kantong mereka (mybe yah) hehe
sumber : Google ;)
Karena setahu saya hasil membaca beberapa reverensi (maaf tidak menyertakan link nya, karena memang tak susah dicari informasi soal Reklamasi Teluk Benoa, jadi kalau kalian mau nyari info, just googling aja bro) dikatakan kalau para investor yang akan menggarap reklamasi ini (baca: calon perusak alam Bali) sudah menggelontorkan sejumlah dana agar rencana reklamasi ini lancar jaya.
" ah Cai palingan anti jak salah satu cawapres , kan ye ane mencentuskan ide MP3EI, to ape program ane salah satu lakar melancarkan Reklamasi Teluk Benoa?"
Adaaah... jujur doen MP3EI aku tak tahu apa itu, akhirnya brosing si google biar gak dangkal, eh benerang nongol pencetusnya siapa, ah kampret ternyata dia jadi cawapres, ih kampret bisa bisa alam diseluruh IndONEsia di tebas habis dijual ke investor, oh aku baru ingat itu kan yang anak nya nabrak orang kemudian (konon) sudah disidang tapi kok bebas yah? Hebat sekali bapak satu ini, konon mau menyetarakan hukum di negeri ini tapi rasanya hukum hanya berlaku bagi para nenek pencuri singkong lucu kan?
Aeih..sekarang orang itu dengan ganjeng bilang "Saatnya menjaga lingkungan" iya kami rakyat kecil jaga lingkungan tapi kamu dan besanmu ( maaf)  sangat bangsat mengeluarkan kebijakan yang melicinkan para investor merusak lingkungan yang kami jaga, masih bisa kan bilang aku rapopo?
Kemarin aku sempat baca jawaban istana soal Perpres no 51 tahun 2014, Perpres itu dikeluarkan karena Teluk Benoa sudah tak layak jadi daerah konservasi jadi harus di revitalisasi (bahasa terselubungnya reklamasi, karena saat bahasanya make kata reklamasi banyak demo dari para aktivis pencinta alam dan berbagai lapisan masyarakat yang masih peduli akan alam Bali serta para orang yg tak bisa dibeli hati nuraninya sehingga sekarang diganti make revitalisasi namun ujung ujungnya sama mangrove bakal dihancurin jadi pulau baru)
entah apa yang dipikirkan oleh para pejabat itu, sehingga harus mereklamasi Teluk Benoa menjadi pulau Baru, maaf bahasa ku masih make reklamasi karena di otak ku kalau revitalisasi itu perbaikan kembali jadi kalau mangrove nya tak layak lagi jadi kawasan konservasi, kenapa bukan mangrovenya yang diperbaiki dan kenapa harus membuat pulau baru? Maaf sekali lagi aku bukan ahli ekologi jadi banyak pertanyaanku yang agak aneh hehe
Tadi kan sudah aku bilang alasanku simple biar aku tetap bisa mancing dan berselfian dengan biaya murah bahkan gratis jadi aku tak akan memilih capres/ cawapres yang ide nya itu merevitalisasi tapi faktanya merusak dan menjual ke investor.
Salam dua Jempol revolusi Mental...
Oya kalau mau tahu soal dampak reklamasi diteluk benua, di google sudah banyak ada teman saya yang mengulasnya, namun bukan teman yang dakal tapi teman teman yang memang ahlinya dan peduli akan alam :) selamat belajar mencintai Alam meskipun, Alam yang kamu cintai jauh dari tempat tinggalmu, namun baiknya cintai semua alam di lingkungan mu kawan, yang jauh dan yang dekat kami antar hehe
Ingat ini bukan soal capres atau cawapres, tapi soal kami yang tetap berdiri tegak menantang memperjuangkan Alam kami yang terancam rusak oleh kebijakan pemerintah yang tunduk kepada para investor.
"Bueeh Cai Niru niru si drumer SID to ane madan I Gede Ari Astina a.k.a Jrx, kan ye soag soag bungut ne Nolak reklamasi ngaku sing kal memihak capres atau cawapres tapi jani ye condong ke salah dua capres"
sumber : FB nya bli Gede Jrx

Haha... Jrx alias bli Gede Anune nak mula menjilat ludah nya sendiri, itu demi kebaikan dan membela kebenaran kayak powerrangers gitu karena dia tak ingin kubu perusak alam menang, wajar saja dan bahkan patut di tiru orang orang baik kayak Jrx itu, jadi kalau saya niru orang baik, apa saya berdosa? Iya kalau dosa biar saya yang membayarnya kelak, wong anak mentri nabrak orang sampai tewas tidak dipenjara, masak aku niru pahlwan yang mau memperjuangkan Alam Bali, aku mau di penjara.hehe
Oya kamu yang dangkal, coba beri aku satu alasan simple kenapa kamu tak suka aku menolak reklamasi, jangan bilang karena aku guru matematika jadi tak pantas ikut gerakan Bali Tolak Reklamasi?
Hampir lupa, disana (pulau hasil reklamasi) konon akan dibuat 40% ruang terbuka hijau, tapi kalau mau menikmatinya tentu harus nabung dulu ( bagi guru Indonesia yang gajinya agak anu mybe butuh nabung bertahun tahun hehe)

Dan hampir lupa lagi, aku pernah berpikir, investasi paling bagus adalah pendidikan,Kesehatan dan tentunya Budaya Bali , sedangkan di Bali ini masih banyak anak anak butuh pendidikan yang layak, fasilitas sekolah yang memadai, akses transportasi kesekolah yang layak, namun entah kenapa para pejabat itu lebih memilih merevitalisasi Teluk Benoa, bukan memperbaiki jalanan kesekolah yang rusak (coba melali ke Nusa Penida atau Daerah Songan Bangli dan daerah lainya), atau bahkan ruang kelas yang bocor, mybe kembali ke alasannya yang simple yaitu Uang, Teluk Benoa akan menghasilkan uang sangat banyak untuk kantong mereka :D


Tolong di revitalisasi kalau ada kata kata saya yang salah, jangan di reklamasi!
Klungkung Semarapura, kirang langkung nunas ampura ;)
Baca Selengkapnya...

30 April, 2014

Pura Watu Klotok

Salah satu pura terkenal di Kabupaten Klungkung adalah Pura Watu Klotok. Di samping merupakan salah satu kahyangan jagat, Pura Watu Klotok juga kerap dijadikan pusat pasucian Ida Batara Pura Besakih. Akhir tahun 2005 lalu, pascabencana ledakan bom Bali II dan terjadinya bencana tsunami di Aceh, di pura yang terletak di bibir pantai selatan kota Semarapura itu berlangsung dua kali upacara permohonan keselamatan dan kesucian dunia. Upacara Samudra Kerthi dan Dirgayusa Bumi. Tak kalah pentingnya, Pura Watu Klotok juga berfungsi sebagai tempat memohon kesuburan lahan persawahan bagi para petani.
Pura Watu Klotok letaknya tidak jauh dari pura terkenal lainnya yang ada di bumi serombotan. Salah satunya Pura Dasar Bhuwana Gelgel. Sehingga keberadaannya sangat mudah dijangkau bagi umat yang gemar bertirtayatra. Apalagi saat ini, jalur By-pass Tohpati-Kusamba (By-pass IB Mantra) sudah tuntas dikerjakan. Tentu akses bagi umat menuju pura yang berada di Banjar Celepik, Tojan, Klungkung itu semakin mudah.

Pura Watu Klotok memiliki panorama pantai selatan Klungkung yang mempesona. Dari pura itu, sembari bersembahyang umat pun dapat menyaksikan keindahan kawasan Kepulauan Nusa Penida dan Hotel Bali Beach di pantai Sanur. Hampir setiap bulan, persisnya ketika bulan purnama, Pura Watu Klotok benar-benar menjadi tempat yang paling dicari oleh umat yang haus akan pendalaman spiritual. Karena Pura Watu Klotok dipercaya sangat baik dijadikan objek matirtayatra yang belakangan ini makin diminati umat Hindu.
'Bisa dikatakan Pura Watu Klotok merupakan tempat yang mampu menghilangkan dahaga bagi umat yang kehausan pendalaman spiritual, Tak jarang, umat bahkan sampai makemit (begadang) sembari bersemedi di Pura Watu Klotok guna menemui kedamaian batin.

Selain itu, umat Hindu yang berprofesi sebagai petani, juga mempercayakan keberhasilannya di bidang pertanian di pura ini. Umat selalu memohon petunjuk dan perlindungan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar senantiasa memberi kesuburan atas tanah pertanian mereka serta mencegah datangnya serangan hama tanaman. Atas hal itu, krama subak secara rutin, turun-temurun melaksanakan upacara mohon pekuluh jika sawah mereka terserang wabah tanaman sekaligus memohon keselamatan dan kesuburan tanam-tanaman yang dikenal dengan upacara neduh lan pangusaban. Umat yakin, dengan permohonan yang tulus, kesuburan tanah akan terwujud. Permohonan keselamatan dan penyucian serta anugerah kesuburan, itu berlangsung ketika piodalan yang jatuh setiap enam bulan sekali. Persisnya pada Anggara Kasih Julungwangi. Ada juga yang diselenggarakan setiap tahun sekali, yakni upacara Ngusaba. Piodalan itu diselenggarakan oleh pengempon dari warga Banjar Celepik, Gelgel dengan pendanaan bersumber dari hasil pelaba pura seluas 125 are.

Upacara lain yang kerap digelar di pantai Watu Klotok seperti upacara mulang pakelem dalam rangkaian upacara-upacara besar yang digelar di Pura Besakih seperti Eka Dasa Rudra, Tri Bhuana, Eka Bhuana, Candi Narmada, Panca Bali Krama dan lainnya. Bahkan, di pantai Watu Klotok juga sering dilakukan upacara nangkid, malukat, neduh dan lainnya. Terlepas dari itu semua, pantai Klotok memendam misteri yang sulit dianalisis akal sehat. Bentangan pantai dari Ketapang Kembar sampai pantai Sidayu merupakan kawasan misteri pasukan ''Kopassus'' Ratu Gde Nusa. Siapa pun yang berani berbuat onar dan kurang ajar di pantai itu, jangan harap untuk pulang kembali dengan selamat.

Salah satu peninggalan yang dikeramatkan di Pura Watu Klotok adalah sebuah batu mekocok (makocel). Batu mekocok itu merupakan cikal bakal pendirian pura dengan kekeramatannya yang kini malinggih di utama mandala Pura Watu Klotok. Bukan hanya itu, ada juga unen-unen (rencang) Ida Batara berupa bikul (tikus) putih, lelipi poleng (ular belang) dan penyu macolek pamor. Penyu macolek pamor itu diyakini muncul seratus tahun sekali. Itu dibuktikan dengan terdamparnya seekor penyu raksasa beberapa tahun silam.



Sebagaimana Pura-pura lain di Bali, struktur Pura Watu Klotok juga terdiri atas tiga bagian. Utama mandala, madya mandala dan nista mandala. Bagian nista mandala (paling luar) Pura Watu Klotok berupa Candi Bentar dan Arca Dwapara Pala lengkap dengan senjata gada. Dwapara berarti pintu, sedangkan pala berarti penjaga. Jadi, begitu memasuki wilayah Pura Watu Klotok diyakini sudah ada suatu kekuatan yang menjaga kesucian pura. Sehingga ketika pemedek baru menginjakkan kaki di gerbang pura, sudah diarahkan untuk mengarahkan pikiran dan perilaku ke arah kesucian,

Setelah memasuki candi bentar menuju madya mandala, di sebelah selatan terdapat Pelinggih Sang Kala Sunya. Pelinggih itu merupakan aspek sakti dari Batara Baruna yang menguasai daerah kutub. Di sebelah timur Pelinggih Sang Kala Sunya, juga dibangun pelingih penghayatan Ratu Gde Penataran Ped yang tak lain berupa pohon ketapang berukuran besar serta sebuah tugu seperti pelingih taksu atau ngerurah.

Di utama mandala terdapat Pelinggih Ida Batara Watu Makocok (Makocel). Sesuai namanya, pelinggih ini disebut batu makocel yang berarti batu berbunyi yang diyakini memiliki sinar vibrasi spiritual tinggi. Juga diyakini sebagai tempat memohon kekuatan alam agar dianugerahi keselamatan, kesuburan dan kesejahteraan karena batu ini adalah cikal-bakal lahirnya Pura Watu Klotok. Karena pertama kali ada, makanya umat menyebut Pelinggih Batu Makocel itu dengan sebutan Pelinggih Ida Batara Lingsir.

Di samping Pelinggih Batara Lingsir, ada Meru Tumpang Lima, Gedong Alit Pule, Padmasana, Pengaruman, Linggih Sri Sedana dan beberapa pelinggih lainnya. Singkatnya, di utama mandala terdapat 16 bangunan/ pelingih termasuk Candi Bale dan sumur, di madya mandala lima bangunan/ pelinggih yaitu bale pemedek, bale gong, bale kulkul, candi bentar dan apit lawang kiwa tengen.

Sementara pada nista mandala terdapat 6 bangunan/ pelingih yaitu Pelinggih Sanghyang Kala Sunia, Pelinggih Ida Batara Dalem Ped, Bale Pawedaan, Panggungan, candi bentar dan patung Dwarapala. Di samping terdapat piranti pelengkap lainnya seperti lumbung, bale petandingan, perantenan, Bale sekepat, Pelinggih Sri Sedana dan bale paebatan yang terletak di sekitar areal pura. 
Namun di Balik itu semua kini Kondisi Pantai Klotok tempat dimana Pura Watu Klotok berdiri, sangat memperhatinkan, semoga pemerintah dan masyarakat terkait dapat menangulangi kerusakan ini.

Baca Selengkapnya...

Melukat : Tradisi Pembersihan Diri

Air adalah salah satu elemen penting dalam kehidupan manusia di bumi. Hampir dua pertiga bagian bumi terdiri dari air, hal yang membedakannya dengan planet lain di jagat raya. Tidak hanya bumi, dua pertiga dari zat yang membentuk tubuh manusia juga air. Begitu pentingnya, air sudah menjadi kebutuhan sehari-hari dan manusia tidak bisa hidup tanpa air. Di Bali, air juga dimanfaatkan untuk ritual keagamaan sebagai tirtha atau air suci anugerah Tuhan.

Agama Hindu Dharma yang dianut sebagian besar masyarakat di Bali juga dikenal dengan sebutan Agama Tirtha (“agama air suci”). Berbeda dari tempat asalnya di India, Hindu di Bali merupakan perpaduan Hindu aliran Siwa, Waisnawa, dan Brahma dengan kepercayaan lokal orang Bali. Laut, danau, sungai dan sumber mata air dianggap penting sehingga harus dijaga dan dilestarikan. Bukti pentingnya bisa dilihat dari lokasi beberapa pura yang mengambil tempat dekat dengan sumber air seperti Pura Tanah Lot, Pura Uluwatu, Pura Ulun Danu Beratan, Pura Tirta Empul, dan lainnya.


Dalam ritual umat Hindu, selain sebagai tirtha, air juga dipakai sebagai sarana pembersihan diri jasmani dan rohani pada ritual yang disebut melukat. Berasal dari kata sulukat (su yang berarti baik dan lukat berarti penyuciaan), melukat berarti upacara menyucikan diri guna memperoleh kebaikan. Ritual melukat telah dilakukan oleh umat Hindu secara turun temurun untuk berbagai kepentingan, namun tujuannya tetap sama yaitu penyucian diri.

Beberapa diantara umat melaksanakan melukat sebagai simbol membersihkan diri dari segala kekotoran guna bisa berada dalam pikiran yang kembali bersih dan berisikan hal positip untuk melanjutkan kehidupan. Ada juga yang melakukannya untuk memperoleh kesembuhan dari penyakit, memperoleh keturunan, kewibawaan dan lainnya. Walau demikian kesemuanya merupakan permohonan yang ditujukan kepada Tuhan melalui perantara air.

Tempat melukat umumnya dipilih pada sumber air yang dianggap suci. Melaksanakannya bisa bersama-sama ataupun sendiri. Salah satu tempat yang banyak dikunjungi yaitu Pura Tirta Empul, Desa Manukaya, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Pada hari tertentu seperti Kajang Kliwon, Manis Galungan, Kuningan atau bertepatan dengan piodalan (hari raya) pura, umat yang datang bisa mencapai ribuan orang. Hari-hari tersebut diyakini baik untuk melaksanakan melukat agar doa dan permohonan mereka bisa terkabul.

Pura Tirta Empul lokasinya bersebelahan dengan Istana Presiden Tampaksiring. Dari Denpasar bisa ditempuh dalam waktu satu jam dengan kendaraan bermotor kearah utara melalui kota Gianyar. Tirta Empul berarti air suci yang menyembur dari tanah. Air dari sumber mata air di pura ditampung pada sebuah kolam besar di bagian dalam pura terlebih dahulu sebelum dialirkan menuju puluhan pancuran di kolam permandian. Prosesi melukat dilakukan pada kolam permandian tersebut.

Masing-masing pancuran di kolam permandian Pura Tirta Empul memiliki nama sesuai peruntukannya seperti pancuran penglukatan, pebersihan, sudamala, cetik (racun), dan sebagainya. Umat yang hendak melukat bisa memilih di pancuran mana saja harus melakukannya. Sebagai persiapan, umat menghaturkan sesaji dan memanjatkan doa didekat pancuran terlebih dahulu.  Melukat dimulai dengan menguyur kepala, membasuh muka maupun mandi beberapa saat dengan air yang keluar dari pancuran. Usai melukat, umat kemudian melakukan persembahyangan di pura.


Lokasi lain yang sering menjadi tujuan melukat yaitu air terjun Gunung Kawi Sebatu dan Pura Selukat serat Tirta Empul, ketiganya terletak di Kabupaten Gianyar, Air Sudhamala  dan Tirta Mas Bungkah di Kabupaten Bangli, Goa Giri Putri di Nusa Penida. Untuk tempat melukat di laut, pantai Sanur, Pantai Goa Lawah, Pantai Klotok merupakan lokasi yang banyak dipilih. Lokasi  dipilih bukan saja karena sumber airnya dianggap suci dan terjaga,  biasanya tempat tersebut mempunyai nilai sejarah. Pura Tirta Empul misalnya, keberadaanya dikaitkan dengan cerita peperangan antara Mayadenawa seorang raja berperangai buruk dengan Dewa Indra.

Melukat menyucikan diri dengan perantara air guna mencapai kedamaian dan ketenangan jiwa raga merupakan hal yang banyak dicari oleh umat Hindu. Semua didasari atas keyakinan bahwa Tuhan Yang Maha Esa yang memberikannya. Harmoni hubungan antara manusia, alam dan Tuhan harus selalu dijaga guna mendatangkan kebaikan hidup saat ini maupun dimasa yang akan datang.
Baca Selengkapnya...